Jakarta,- Puasa Ramadhan 2025 kurang menghitung hari, sebagian orang mungkin cemas akan mengalami gangguan pencernaan.
Puasa Ramadhan membuat umat Muslim tidak makan dan minum dari terbit fajar hingga maghrib tiba. Terkadang, puasa Ramadhan dianggap sebagai pemicu gangguan pencernaan.
Gangguan pencernaan yang sering kali dilaporkan selama puasa Ramadhan, meliputi diare, nyeri ulu hati, dan refluks asam.
Sebenarnya, gangguan pencernaan yang sering kali terjadi selama puasa Ramadhan disebabkan oleh pola makan dan pilihan makanan yang tidak benar saat berbuka dan sahur.
Menurut Dr. Ifa Mufida dalam pernyataannya di situs resmi Universitas Negeri Malang, sebagian besar orang mengalami gangguan pencernaan selama puasa Ramadhan karena tidak sahur, kurang minum air putih, atau makan makanan yang merangsang asam lambung.
Selama puasa Ramadhan sangat penting untuk memerhatikan apa yang dimakan dan minum selama berbuka dan sahur.