
Pagi harinya, tersangka dibawa ke Kota Palu dengan penerbangan pertama Jakarta – Palu, tambah sumber. ‘’Kita bantu percepat dan terima kasih informasi kawan kawan media,’’ lanjut sumber.
KEMBALIKAN DANA
DI Palu, redaksi juga mendapat keterangan bahwa temuan kerugian yang disangkakan korupsi telah dikembalikan ke kas daerah sebesar Rp9 miliar. Kerugian menurut versi jaksa Rp9,2 miliar. ‘’Saya dapat keterangan demikian. Nanti tanya saja pihak Kejati di sana (Sulteng). Tapi tetap proses dulu,’’ timpal sumber.
MANTAN CALON BUPATI
Rahman Syah Ismail adalah mantan calon Bupati Morowali 2024 lalu. Ia menjadi penjabat bupati yang telah selesai masa bhaktinya Taslim. Ia menjadi Pj bupati selama setahun, dan melepas jabatan karena ikut Pilkada. Ia kalah dengan Ikhsan Rauf. Rahman Syah Ismail hanya memperoleh 17 persenan lebih dengan Sumiyati.
Sebelum Pj bupati, Rahman Syah juga dipercaya sebagai Kepala Dinas ESDM era Gubernur Rusdi Mastura. Dan sebelumnya menjadi Kadis Kehutanan era Bupati Anwar Hafid. Karir birokrasinya moncer hingga mengantar sebagai Pj bupati di kabupaten penghasil nikel dunia itu.
Ia kini menempati Blok D di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Maesa Palu. Dan diserahkan Kejati sejak pagi 31 Januari 2026. ‘’Iya beliau kami terima sejak kemarin pagi,’’ kata Kepala Penjagaan Rutan, Rias ke media ini (1/2/2026). ***







