JAKARTA – Kabar baik bagi warga Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, Sigi, dan lembah Palu. Rencana pengembangan Tempat Penampungan Akhir (TPA) sampah di kawasan Kawatuna Kecamatan Mantikulore akan segera berjalan.
Pagi ini, Rabu 28 Januari 2026 redaksi menerima informasi bahwa salah satu yang disampaikan dan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyampaikan perencanaan itu ke Menteri LH, Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta (27/1/2006).
Bila rencana strategis pembangunan pengolahan bio gas limbah sampah terwujud, mampu memproduksi gas murah bagi warga. ‘’Bisa dijual lebih murah menjangkau masyarakat menengah ke bawah dibandingkan gas elpiji yang ada,’’ ujar salah satu ahli perencana lingkungan hijau Indonesia dari Jakarta.
TPA Kawatuna beberapa kali dikunjungi pemerintah dan investor Jepang dan negara lain. ‘’Jepang yang saat ini serius doakan semua berjalan dengan baik,’’ tambahnya, mengaku Palu akan menjadi pilot project di Indonesia pengolahan bio gas dengan model terbaru.







