SULTENG – Kinerja perbankan milik Provinsi Sulawesi Tengah, PT Bank Sulteng tahun 2025 dinilai baik. Dibandingkan dengan perbankan milik daerah di wilayah Sulampua (Sulawesi, Maluku dan Papua).
Bahkan, NPL gross hingga Desember 2025 sebesar 2.9 %. Dan sesuai meeting RBB dengan OJK kinerja baik. Demikian dikatakan Direktur Kepatuhan PT Bank Sulteng, Yudy Koagow kepada media ini (2/2/2026).
Bank yang juga beberapa persen dimiliki Mega Corpora meraup untung Rp41 miliar di tahun 2025, dibanding 2024 lalu. Dengan demikian dikatakan perbankan sehat dan baik.
Ia menolak bila disebut PT Bank Sulteng memiliki kredit macet sejak 2024 naik di akhir 2025. ‘’Berdasarkan laporan kantor akuntan publik tahun 2025 adalah wajar dalam semua hal yang marerial atau WTP,’’ jawabnya.
Terpisah sejumlah data menyebut bahwa kredit macet di Bank Sulteng 2024 hampir Rp200 miliar dan di 2025 naik hingga 27 persen. Sejumlah nama debitur kredit macet dishare ke publik, termasuk yang dikirim ke redaksi. ***







