PALU – Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah termasuk kota teraman pangan di Indonesia. Prestasi yang bukan sekadar narasi. Tapi aksi yang serius dan nyata selalu dilakukan pemerintah kota.
Mulai pasar murah, Sidak pangan secara rutin di pasar tradisional hingga intervensi jual pangan murah di areal Care Free Day (CFD). Jadi wajar Palu tergolong kota aman pangan versi Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Palu Kamis (19/02/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan di Palu, Mardianto kepada Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, mewakili Wali Kota Palu.
Penyerahan dilakukan di sela-sela kegiatan Forum Konsultasi Publik dan Advokasi Resistensi Antimikroba yang digelar di aula kantor Balai POM di Palu.
‘’Alhamdulillah, ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat. Penghargaan ini menunjukkan bahwa pangan yang dikonsumsi masyarakat Kota Palu telah melalui proses pengawasan yang baik dan memenuhi standar keamanan,” ujar Sekda.
Pemerintah Kota Palu bersama Balai POM akan terus memperkuat pengawasan, termasuk menjelang pelaksanaan Pasar Ramadan. Pengecekan sampel makanan akan dilakukan guna memastikan produk yang dijajakan aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Sekda menambahkan, proses penilaian Kota Pangan Aman melibatkan berbagai sektor serta tahapan evaluasi, termasuk wawancara Wali Kota dengan sejumlah kementerian. ***









