Senin, 20 Juli 2026 | kailipost.com
MEMBOSANKAN, babak awal Spanyol vs Argentina. Bola mengalir dari kaki ke kaki jarak pendek. Ball possession dan pressing ketat dimainkan Spanyol sukses mengunci Argentina.
Babak kedua, Argentina seperti konyol mengimbangi Spanyol. Total penguasaan bola 65 persen ‘mematikan’ Messi. Bahkan hadiah kartu merah bagi Enzo Fernandez melanggar Cubarsi di menit tambahan pertama.
Leonel Messi 90 menit hilang di lapangan laga final New Jersey Amerika Serikat tadi subuh. Ribuan pengagumnya di layar lebar Kota Palu, Sulawesi Tengah membisu. Tak ada decak kagum. Bahkan beberapa kali mulai memegang bola dijuluki si ‘Anak FIFA’ hingga menit akhir perpanjangan tak memberi ancaman gawang Unai Simon.
SERVER GLOBAL
Piala dunia 2026 vibes mendunia. Mulai lorong – lorong jalan kampung, desa hingga di kota besar tak hanya membicarakan. Tapi larut hanyut ikut menjadi fans negara dan pengamat bola ‘dadakan’
Kalau FIFA kali ini meraup keuntungan besar tak seperti piala dunia sebelumnya tak dipungkiri. Piala dunia bagai server global yang mengarahkan miliaran manusia untuk duduk dan bersorak dari layar layar kaca dan kain membentang.
Pejabat pun ‘memanfaatkan magnet bola’ membangun jejaring popularitas politik. Menebar flyer, baliho jersey negara dukungan. Di Sulawesi Tengah, Gubernur Anwar Hafid dan Wali Kota Hadianto Rasyid pendukung Argentina. ***








