Reny dengan bangga menceritakan banyak wakil kepala daerah memuji dua program itu. Banyak yang menanyakan konsep, perencanaan dan pelaksanaan di tingkat implementasi. ‘’Banyak yang studi tiru. Olehnya kita wajib bangga,’’ tegasnya.
BERANI Sehat mengover BPJS masyarakat yang tak aktif karena kendala ketidakmampuan membayar. Dengan demikian program menyasar warga miskin tak mampu untuk berobat gratis sepanjang membawa identitas warga Sulteng.
Demikian juga dengan BERANI Cerdas. Reny berandai, bila tidak ada pengetatan fiskal yaitu efisiensi anggaran dari dana transfer ke daerah Rp1,2 triliun pihaknya tentu akan banyak menyerap lebih besar penerima manfaat. ***








