Darmin: Posisi Strategis Poso Bisa Dongkrak PAD

  • Whatsapp
DIALOG PEMERHATI PERHUBUNGAN OLEH KNPI

KOMITE Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Poso, dua hari lalu, 22 Mei 2017, menggagas dialog antar pemerhati perhubungan di Aula Kantor KNPI Poso. Kegiatan yang dimaksudkan sebagai sarana untuk menyatukan persepsi tentang model pengembangan perhubungan itu menghadirkan Kepala Dinas Perhubungan Octo Lebang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Faidul Keteng, dan Kasatlantas Polres Poso, Arsad Ma’aling.

Dalam sambutan pembukanya, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, menegaskan, sebagai daerah yang memiliki letak geografis di jantung Sulawesi, sesungguhnya sangat menguntungkan bagi kita di kota Poso untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Jadi kita perlu menata dan meningkatkan peran sebagai pusat arus lalulintas di ‘jantung sulawesi’, ini posisi strategis yang sangat menguntungkan bagi kita, jika dikelola dengan sebaik-baiknya”, jelas Darmin.

Ia menambahkan, ke depan Pemerintah juga akan membangun jembatan yang menghubungkan Kayamanya dan Bonesompe, sebagai salah satu program peningkatan infra struktur perhubungan darat yang akan menambah keindahan kota.

Sementara itu, Kepala Dinas PU yang juga Ketua KNPI Kabupaten Poso, Faidul Keteng, menguraikan, pengembangan bidang perhubungan dan transportasi perlu mendapat perhatian khusus karena kota Poso merupakan jalur keluar masuknya kendaraan dari propinsi lain. Karena itu kata Faidul, Dialog yang mengusung tema, ‘Membawa Kabupaten Poso sebagai Titik Sentral Perhubungan dan Transportasi Pulau Sulawesi’ itu diharapkan bisa memberi konstribusi pemikiran dalam pengembangan perhubungan dan transportasi sehingga dapat bersaing dengan daerah lain di Indonesia, baik itu transportasi darat, udara maupun laut.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Graha Pemuda itu, selain dihadiri oleh dua instansi terkait, juga dihadiri oleh Pemilik Kendaraan (Jasa Po) Se-Kabupaten Poso, Jasa Ojek kendaraan roda dua, pemuka masyarakat, pelajar, mahasiswa, serta jajaran KNPI lainnya. **

reporter/editor: Darwis waru 

Berita terkait