Demo Omnibus Law di Banggai Berakhir Ricuh

Ratusan Mahasiswa menamakan Gerakan Aksi Rakyat dan Mahasiswa ( Geram ) Kabupaten Banggai melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD Banggai @kailipostcom/Imam Muslik
banner 728x90

Banggai,- Ratusan massa aksi yang menamakan Gerakan Aksi Rakyat dan Mahasiswa (Geram) Kabupaten Banggai melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Banggai, Kamis (08/10/2020).

Aksi yang dilatarbelakangi penolakan terhadap pengesahan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law, awalnya berjalan aman. Namun situasi berangsur memanas karena massa aksi memaksa masuk kedalam kantor DPRD, sehingga terjadi bentrok kecil antara Mahasiswa dan Aparat Kepolisian.

Bacaan Lainnya

Bentrok pun tidak terhindarkan, setelah ratusan mahasiswa memaksa masuk dengan cara memanjat pagar depan kantor DPRD Banggai.

Sehingga dengan adanya tindakan yang dilakukan oleh mahasiswa, mobil water canon pun dikerahkan untuk membubarkan massa walaupun masih adanya perlawanan dari para pendemo.

Kabag Ops Polres Banggai AKP. Noperto saat diwawancarai awak media disela-sela bubarnya massa aksi mengatakan, bahwa ada beberapa mahasiswa yang sempat dilakukan penahanan dikarenakan melakukan pelemparan saat kericuhan terjadi.

“Dari beberapa mahasiswa hanya dimintai keterangan dan membuat pernyataan, kemudian dilepaskan kembali dan tidak ada penahanan terhadap mahasiswa yang melakukan aksi demo di depan Kantor DPRD Kabupaten Banggai hari ini,” pungkasnya.***

Reporter: Imam Muslik

banner 300x90

Pos terkait

banner 580x60