Nasdem Berang, Kadernya Jadi Bupati Jogetan di Masa Pandemi

banner 728x90

Palu,- Jumat, 27 Agustus 2021 ini Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Tengah geram dengan prilaku kadernya yang tidak memiliki sense of empaty (rasa empati) dan sense of crisis masyarakat akibat pandemi corona 19 hingga kini.

Nasdem juga menilai bahwa pejabat terutama dari kader Nasdem mestinya memberikan teladan kebaikan dan rasa prihatin akibat wabah banyak masyarakat yang susah, putus usaha, putis kerja dan sulit mengakses potensi ekonomi.

Bacaan Lainnya

‘’Sikap Bupati Donggala sangat tidak mendidik masyarakat di tengah penerapan PPKM. Sebaiknya sebagai pemimpin mampu menahan diri,’’ demikian keterangan pers Ketua DPW Partai Nasdem Sulteng, Atha Mahmud sesuai pesan elektronik ke redaksi pagi Jumat ini. Atha juga membenarkan partai akan menegur yang bersangkutan sebagai kader.

Sebelumnya, Kamis 26 Agustus beredar masif video berdurasi kurang satu menit sebanyak empat video yang menunjukkan Bupati Kasman Lassa berjoget bersama penyanyi dan warga yang menghadiri pesta. Tidak jelas pesta pernikahan atau pesta khitanan. Namun, beberapa sumber yang saya konfirmasi menyebut pesta warga di Banawa yang kebetulan diduga adalah kerabat bupati atau pernah menjadi tim pemenangan bupati.

Kasman Lassa yang terdengar menyanyikan lagu Kaili dengan penggalan syair ‘’Ose…ose Sakaya…’’ sempat mengajak/memprovokasi/menyemangati ibu – ibu yang hadir untuk berjoget bersama larut suka cita.

Video lainnya, Kasman asyik masyuk berjoget dengan biduan cantik yang menyanyikan lagu dangdut, ‘’Bila hatiku sedang rindu…pada siapa ku mengadu,’’ Bupati benar – benar dalam video itu menikmati alunan lagu dan membaur bersama warga pesta.

Di sisi lain, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura beberapa kali mengeluh ke Kapolda soal banyaknya pesta pernikahan yang melanggar Prokes. Misalnya; ketika Gubernur Cudy ke Langaleso. Beberpa kali ia melihat banyak pesta dan yang hadir tidak menggunakan masker, jaga jarak dan lainnya. Gubernur berulang kali menghimbau agar pemerintah daerah dan masyarakat untuk sadar masa pandemi, wabah untuk taat dengan ketentuan.

Empat video dengan durasi rata – rata kurang satu menit ‘joget Bupati Kabupaten Donggala Kasman Lassa di masa pandemi’ bukti bahwa jajaran pemerintahan di Sulteng belum kompak. Belum satu irama menghadapi wabah covid. Padahal nyata sejumlah rakyat dalam kurun Agustus ini banyak yang meninggal dunia akibat virus C 19. ***

jurnalis utama kailipost.com : andono wibisono

banner 728x90

Pos terkait