Raih Emas Olimpiade 2020, Greysia/Apriyani Dapat Bonus 5 M

banner 780x80

Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriani Rahayu, akhirnya berhasil menyumbang medali emas bagi Indonesia di Olimpiade 2020 Tokyo. Kepastian ini diperoleh Greysia/Apriyani setelah menekuk ganda putri asal Cina, Chen Qingchen/Jia Yifan, di final Olimpiade Tokyo 2020 dengan skor 21-19, 21-15.

Perebutan emas di sektor ganda putri tersebut digelar pada Senin (2/7), pukul 11.50 WIB, di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang. Greysia/Apriyani mencetak sejarah baru dengan meraih medali emas pertama Olimpiade bagi Indonesia di sektor ganda putri.

Bacaan Lainnya

Ini sekaligus membuat Indonesia telah meraih emas di seluruh nomor bulu tangkis sejak Olimpiade 1992. Indonesia negara kedua setelah Cina yang memenangkan semua nomor bulu tangkis Olimpiade.

Raihan emas ini membuat kontingen Indonesia mengalami peningkatan posisi dan kini menempati tangga ke-34.
Greysia/Apriyani pun berhak mendapatkan bonus Rp. 5 miliar dari pemerintah Indonesia.
Bonus tersebut diberikan melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk para atlet Olimpiade Tokyo 2020 yang berhasil meraih medali sebagai perwakilan Indonesia. Jumlahnya berbeda tergantung apa yang diraih, jika emas akan mendapat Rp 5 miliar, perak Rp 2 miliar, dan perunggu Rp 1 miliar.
Hari ini, Senin 2 Agustus 2021, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dihadapkan dengan ganda putri asal China yang ditempatkan di unggulan kedua, Chen Qingchen/Jia Yifan di final nomor ganda putri bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020.
Bermain di Musashino Forest Sports Plaza, Greysia Polii/Apriyani Rahayu menang dengan skor 21-19 dan 21-15. Berkat keberhasilan di atas, Indonesia telah meraih satu medali emas, satu perak dan dua perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.
Sebelumnya, Indonesia mendapatkan tiga medali dari cabang olahraga angkat besi. Sebut saja Windy Cantika Aisah (Perunggu – 49 kg/putri), Eko Yuli Irawan (Perak, 61 kg/putra) dan Rahmat Erwin Abdullah (Perunggu – 73 kg/putra).

“Ukurannya meraih prestasi itu tak mudah. Perunggu atau perak saja sulit, apalagi emas. Jadi, bonusnya tak akan lepas dari nilai Rp 5 miliar itu, bahkan biasanya diberikan sebelum keringat atlet kering, nggak menunggu lama-lama,” kata Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto.

Bonus itu baru berasal dari pemerintah saja. Masih banyak atas nama perorangan dan pihak swasta yang menyatakan siap untuk memberikan bonus kepada para atlet Indonesia yang meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020.

“Nanti pada saatnya akan diumumkan. Menkominfo Johnny G Plate menyampaikan bahwa itu dari dana pribadi beliau dan akan mengajak teman-temannya juga untuk ikut memberi apresiasi kepada para pahlawan olahraga nasional yang sudah mengibarkan Merah Putih di kancah tertinggi perhelatan olahraga dunia,” kata Menpora Zainudin Amali.`

Indonesia sampai saat ini menambah satu koleksi medali dari Olimpiade Tokyo 2020. Pertama didapatkan dari Eko Yuli Irawan yang mendapat satu medali perak pada cabang olahraga angkat besi, satu medali perunggu diperoleh Windy Cantika Aisha dari cabang olahraga yang sama, ditambah dengan Greysia/Apriyani, ganda putri cabang olahraga bulutangkis yang mendapatkan medali emas. ***

Reporter: Riki

Pos terkait