Dampak PPKM Berlanjut, Pelaku UMKM Menjerit

Dian Pemilik Cafe Kawasan Hutan Kota / Ft: Musdalifah Jalaluddin @Kailipostcom Magang
banner 780x80

Palu,- Pemerintah kembali memperpanjang PPKM Level 4 di Kota Palu Sulteng. PPKM diperpanjang dari tanggal 7 – 20 September 2021. Hal ini semakin memperburuk bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelaku UMKM di kawasan Hutan Kota Palu, misalnya benar-benar menjerit. Pendapatan di masa PPKM tidak sebanding dengan biaya operasi yang dikeluarkan, karena sepinya pengunjung.

Adalah ibu Dian (54), yang sehari-hari membuka usaha café mengaku jika pendapatannya terjun bebas selama PPKM. Sebelum penerapan PPKM, tuturnya, aktivitas pengusaha café cukup menggeliat. Rata-rata penghasilan sampai Rp700.000 hingga Rp1.000.000 per hari.

Bacaan Lainnya

Ft: Putri Aisyah

“Pas PPKM kadang-kadang penghasilan sekitar Rp300 ribu perhari, sebelum pandemi pendapatan bisa sampai Rp1 juta. Makanya biasa kadang saya malas menjual, karena harus bayar lampu, dan keamanan setiap hari,” ujar ibu Dian, di Palu, Kamis (10/09/2021).

“Karena sejak PPKM pengunjung sepi, bahkan sekarang sudah berjalan hampir lima bulan,” tambahnya.

Walaupun PPKM terus berlanjut, ibu Dian mau tidak mau tetap membuka usahanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari. Dian berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, dan Pemkot Palu agar memperhatikan nasib para pengusaha café di hutan kota.

“Jangan hanya di janji-janji kasian. Sudah nandasa kami hi ranga,” tukasnya. ***

Jurnalis magang: Putri, Bias, Musdalifah

Pos terkait