Belum Usai Kontroversi Nasi Padang Babi, Pendeta Gilbert Klaim Semua Jenis Makanan yang Pakai ‘Bak’ Itu dari Babi Contohnya Bakmi

Foto: Twitter/@@kimi58486332.

Jakarta- Belum juga usai kontroversi nasi padang babi ‘Babiambo’ yang menjadi perhatian sejumlah kalangan, baik pejabat ataupun tokoh agama, salah satunya pendeta Gilbert Lumoindong, mengatakan semua jenis makanan yang pakai ‘bak’ itu singkatan dari babi seperti bakcang dan bakmi.

Pemilik usaha nasi padang babi itu sudah menyatakan bahwa warungnya telah tutup dan ia juga meminta maaf, tentu saja masih menuai polemik. Pendeta Gilbert pun mengajak masyarakat Indonesia untuk maju dikit berpikirnya, kenapa kok rendang babi diributkan.

Menurut Gilbert, makanan tak ada agamanya dan ia merasa heran kenapa soal rendang babi, anak bangsa ribut sana ribut sini. Pendeta Gilbert berpandangan, tak ada masalah dengan rendang babi, yang menjadi masalah kalau ada penipuan di dalamnya.

“Rendang babi menjadi masalah kalau kuliner itu dipasarkan dengan bahasa makanan padang halal karena babi itu haram atau non halal bagi muslim”, kata Gilbert.

Dalam kanal Youtubenya, pemuka Kristen ini menghormati orang Sumatera Barat (Sumbar)dengan kearifan lokalnya, namun tak lantas rendang tak boleh dimodifikasi dengan cara yang lain.

“Orang Sumbar yang terhormat, jadi kita nggak bisa bilang rendang ini harus dimasaknya begini. Orang mau bikin rendang tempe, orang yang punya rendang siapa, jangan diklaim satu provinsi, satu kelompok agama saja. Bumbu masak nggak ada agamanya, jadi lucu bener rasanya bangsa ini,” kata Pendeta Gilbert dalam videonya dikutip Hops.id–jaringan Suara.com, Sabtu (11/6/2022).

Berita terkait