Nelson selama ini berkarir di lingkup pertanian. Mulai dari Dinas Pertanian Parigi Moutong hingga Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Pemprov Sulawesi Tengah. 31 Desember 2025 lalu dimutasi ke Asisten Kepegawaian, Setdaprov.
‘’Dulu beliau (Nelson) pegawai pertanian di Parigi tapi NIP pusat. Karena otonomi pindah NIP Parigi Moutong. Sekarang kembali ke Jakarta tidak sulit. Yang susah Sulteng hilang jaringan ke Kementan untuk program dan anggaran masuk ke Sulteng. Ya risiko itu harus diterima gubernur,’’ tandas sumber dengan tertawa sinis.
MENYUSUL SIAPA LAGI
Tak hanya Nelson, beberapa pejabat eselon II A di Pemprov Sulteng kini juga akan beralih dan promosi ke Jakarta. Beberapa di antaranya tak lain akibat promosi jabatan eselon II A yang kuat dugaan tak sesuai dengan latar belakang dan keahlian pejabat.
Demikian pula dengan merombak seluruh eselon III di sebuah dinas di tengah pengetatan dan sempitnya menaikkan fiskal daerah. ‘’Gubernur ganti mesin total istilahnya. Padahal yang dibutuhkan hanya menambah turbo agar laju dan kencang. Ya kalau ganti mesin mudah mudahan mesin cocok dengan mobilnya. Kalau te cocok ya mogok mogok. Nanti kita sama sama buktikan,’’ jelas sumber lagi.








