Wakil Gubernur menegaskan, pertumbuhan sektor pertambangan harus berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan. Ia mengingatkan agar aktivitas pertambangan tidak meninggalkan persoalan lingkungan yang pada akhirnya harus ditanggung masyarakat dan generasi mendatang.
“Jangan sampai setelah mereka membuat seperti itu, ke belakang hari berubah lagi seperti yang tidak kita harapkan. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan menjaga keadaan dari tambang ini sendiri,” ujarnya.
Selain itu, Wakil Gubernur meminta para Kepala Teknik Tambang tidak hanya memastikan kegiatan operasional berjalan secara teknis, tetapi juga menjadi pemimpin dalam membangun budaya keselamatan, kepatuhan, profesionalisme, dan keberlanjutan.
“Kalau kita berbicara lingkungan, kita tidak berbicara lingkungan alam saja, tetapi mungkin lingkungan kerja juga,” tegasnya.
Wakil Gubernur menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar.








