Jambore Pertambangan 2026, Wagub: Kekayaan Mineral Harus Jadi Kekuatan Kesejahteraan Rakyat Sulteng

  • Whatsapp

“Tidak ada target produksi yang sebanding dengan satu nyawa manusia,” katanya.

Wakil Gubernur menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah masih menjadi daerah yang menarik bagi investor, sehingga investasi pertambangan harus memberikan nilai tambah bagi daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, keterlibatan generasi muda penting untuk membangun pemahaman bahwa sumber daya alam yang dikelola saat ini merupakan bagian dari masa depan Sulawesi Tengah.

“Tambang boleh selesai, sumber daya boleh berkurang, tetapi manfaat pembangunan harus tetap hidup. Masyarakat semakin sejahtera, lingkungan tetap terjaga, dan generasi mendatang menerima warisan pembangunan yang layak untuk dilanjutkan,” pungkasnya.

Wakil Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Jambore Pertambangan Sulawesi Tengah 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen menuju pertambangan yang ramah lingkungan, aman, produktif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM Sahid Junaidi, S.Kom., M.M., Koordinator Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara Ditjen Minerba Kementerian ESDM RI Ari Hendarwanto, S.T., M.S.E., beberapa unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, kepala OPD terkait, serta siswa-siswi SMK Negeri 8 Geologi Pertambangan. ***

Berita terkait