Catatan Pinggir | Loyalis Prabowo

  • Whatsapp
banner 728x90
Catatan Pinggir ///
LOYALIS
PRABOWO
Oleh : Andono Wibisono
Satu-satunya Kapal Yang Aman Pada Saat Badai Datang Adalah
Kepemimpinan. — Faye Wattleton
YA…Kepemimpinan. Ini yang krisis
di negeri kita. Mereka menilai, Presiden, menteri, Kejagung, Hakim Agung,
Gubernur, Bupati/Walikota itu Pemimpin………..Pemimpin itu bekerja dengan
hati, siang malam memikirkan rakyatnya, tidak dibayar. Mereka itu dibayar
(digaji) dengan negara. Mereka itu pelayan. Sama itu sama dengan pelayan di
rumah kita yang dibayar setiap bulan. Mereka itu di bayar dari rumah ‘besar’
Indonesia (Emha Ainun Najib).

Indonesia kini butuh Pemimpin. Pemimpin
kuat, sekuat Patih Gajah Mada menyatukan Nusantara. Pemimpin itu mengayomi,
bukan memilih-milih. Pemimpin itu berani berteriak ketika rakyatnya ditindas
bangsa lain. Pemimpin itu, marah !!! Ketika menyaksikan rakyatnya lapar, ketika
menyaksikan rakyatnya terusir dari tanah negerinya. Pemimpin itu menangis,
ketika bendera kebangsaannya diganti dengan bendera lain.

Pemimpin itu seperti Khalifah Umar bin
Khatab ra. Tiap malam blusukan dan membagi beras di tengah malam mendengar
tangis rakyatnya, karena lapar. Pemimpin itu hadir. Bukan hanya sekedar
pencitraan. Menghunus pedangnya, ketika ada ketidakadilan. Menegakkan aturan,
ketika sanak saudaranya menyelewengkan aturan.

Indonesia kini menjadi incaran dunia.
Karena posisinya di garis ekuator yang kaya alam dan kandungannya. Indonesia
tidak boleh lemah. Ibu pertiwi butuh pemimpin kuat. Pemimpin yang tegas, bukan
beringas. Bukan kasar. Nusantara butuh anak Indonesia yang rela merobek
kepentingannya untuk kepentingan tanah, air dan tumpah darah kebangsaannya.

Bila sekarang, kita buta masa depan maka
sekarang juga saksikan kehinaan harga diri bangsa. Bila sekarang, kita tuli
dengan tangisan jutaan rakyat atas kemiskinan, maka sekarang juga dengarkan
penindasan menyumpal seluruh pendengaran nurani. Bila sekarang, kita ragu
berani mengatakan ketidakadilan, maka sekarang saksikan cara membisukan
suara-suara kritik itu.

Indonesia, negeri yang akan dibagi-bagi
untuk membangun kemerdekaan bangsa-bangsa lain. Indonesia akan diusir dari Ibu
Pertiwinya. Indonesia akan menjadi asing di rumahnya sendiri. Anak-anak
Indonesia akan yatim piatu. Bangunlah, anak-anak Indonesia. Segeralah cari dan
jemputlah Pemimpinmu !!!!

Segeralah jatuh cinta. Ya segeralah jatuh
cinta. Jatuh cinta pada negerimu. Jatuh cinta pada rakyatmu. Jatuh cinta pada
Nusantaramu. Tebarkan revolusi-revolusi putih pada pesona bidadari-bidadari
masa depan negeri ini…..Saat Ini Indonesia butuh PEMIMPIN !!!!
   

Pos terkait