
“Jika negara gagal mengontrol peredaran sianida, maka negara sedang mempertaruhkan nyawa rakyatnya sendiri. Tidak boleh ada kompromi. Keselamatan masyarakat harus ditempatkan di atas segalanya,” tegasnya.
Mantan aktivis PMII memberi peringatan keras bahwa pembiaran terhadap peredaran dan penyalahgunaan sianida akan menjadi preseden buruk dalam penegakan hukum lingkungan.
“Negara harus hadir dan bertindak tegas. Jangan tunggu korban berjatuhan atau Palu mengalami bencana ekologis baru untuk kemudian menyesal. Ini saatnya bertindak, bukan sekadar imbauan,” pungkas Safri. ***







