Dari Banggai, Harhubnas 2026 Gaungkan Keselamatan dan Konektivitas

  • Whatsapp

Keselamatan dan konektivitas, lanjutnya, harus dijaga secara bersamaan. Penyelenggara transportasi harus berani menghentikan operasi ketika kondisi tidak aman, tetapi juga dituntut cepat mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak terputus.

Transportasi juga tidak dapat dipandang semata-mata sebagai urusan kendaraan dan infrastruktur. Konektivitas memiliki peran strategis dalam menghubungkan pulau dengan pulau, kota dengan desa, sentra produksi dengan pasar, hingga mempermudah masyarakat menjangkau sekolah dan fasilitas kesehatan.

Konektivitas yang baik juga mampu mempertemukan keluarga, membuka kesempatan kerja, memperlancar distribusi pangan, menggerakkan industri, serta menghadirkan pelayanan negara hingga wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Sistem logistik yang efisien, misalnya, dapat memperpendek rantai distribusi sehingga hasil produksi petani, nelayan, dan pelaku usaha dapat sampai kepada masyarakat dengan biaya yang lebih wajar.

Karena itu, pelayanan keperintisan harus terus dijaga agar masyarakat di wilayah 3T tetap terhubung. Di sisi lain, angkutan massal perkotaan dan sistem logistik perlu diperkuat agar konektivitas benar-benar menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian.

Berita terkait