Covid 19: Bagaimana Posisi Perempuan Morowali?

banner 780x80

Morowali,- Penyebaran COVID-19 di Indonesia hingga saat ini masih menjadi masalah yang meresahkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk kaum perempuan.

Bacaan Lainnya

Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah, dimana kondisi ekonomi masyarakat bisa dikatakan dalam keadaan terpuruk akibat aktivitas yang dibatasi.

Namun demikian, hal tersebut tidak menjadi halangan bagi sebagian besar kaum perempuan yang hingga saat ini masih tetap untuk mencari nafkah dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Terlihat di pasar tradisional modern Bungku misalnya, Senin (04/05/2019) Sejumlah perempuan masih aktif berjualan dengan berbagai jenis dagangan yang berbeda. Begitupun di pasar sore Desa Bente Kecamatan Bungku Tengah.

Mereka mengatakan bahwa meskipun ancaman virus Corona selalu membayangi, namun untuk menyambung hidup memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka terpaksa harus tetap bekerja, karena tak ada yang bisa menjamin kebutuhan hidup mereka.

Salah seorang pedagang ikan di Pasar Bungku, Hikmah Hafid mengatakan, bahwa hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah pada situasi pandemic ini. Ia berharap situasi ini segera berakhir agar kondisi ekonomi kembali berjalan normal seperti biasanya dan meminta agar pihak pemerintah daerah sesekali turun ke lapangan melihat kondisi rakyat utamanya yang berada di dalam pasar.

“Kita juga takut Corona, tapi tetap harus bekerja untuk makan sehari-hari dan selama ini kami juga tidak pernah dapat bantuan dari pemerintah, sekali-sekali turunlah ke pasar lihat kondisi kami” ungkapnya.

Sementara, salah seorang pedagang sayuran, Rumiati juga berharap agar masa pandemi virus Corona segera berakhir.

“Yaaah apa boleh buat Pak, kalau saya tidak bekerja, bagaimana mau cukupi kebutuhan sehari-hari, apalagi kita juga ada cicilan yang harus dibayar setiap bulannya” tandasnya.***

Reporter: Bambang Sumantri

Pos terkait