Harga Cabai Rawit dan Bawang Putih Terus Melonjak

  • Whatsapp
banner 728x90

Jakarta,- Memasuki 1 April 2024, sejumlah harga komoditas pangan di pasaran masih terus melonjak. Mulai dari harga bawang putih hingga cabai rawit tetap menunjukan kenaikan harga di awal pekan dan bulan ini.

Mengutip panel harga pangan Badan Pangan Nasional, Senin (1/4/2024), harga bawang putih bonggol secara rata-rata nasional dipatok Rp 41.700 per kg, naik Rp 50 atau 0,12 persen. Sementara harga cabai rawit merah melonjak Rp 4.960 atau naik 10,80 persen menjadi Rp 50.890 per kg.

Beberapa produk dan komoditas lain juga ikut terkena kenaikan harga per 1 April 2024. Antara lain, harga telur ayam ras yang melambung Rp 70 (0,23 persen) menjadi Rp 31.160 per kg.

Kemudian, harga minyak goreng kemasan sederhana naik Rp 480 (2,70 persen) menjadi Rp 18.270 per liter, tepung terigu curah naik Rp 690 (6,55 persen) menjadi Rp 11.230 per kg, ikan bandeng naik Rp 550 (1,65 persen) menjadi Rp 33.830 per kg, dan garam halus beryodium naik Rp 460 (3,95 persen) menjadi Rp 12.110 per kg.

Di sisi lain, harga beras terpantau mengalami penurunan pada 1 April 2024. Semisal beras medium yang terpotong Rp 240 atau minus 1,71 persen menjadi Rp 13.830 per kg, dan beras premium yang turun Rp 720 atau minus 4,43 persen menjadi Rp 15.540 per kg.

Penurunan harga juga dirasakan komoditas bawang merah yang terpotong Rp 1.830 atau minus 5,34 persen menjadi Rp 32.430 per kg. Harga kedelai biji kering (impor) turun Rp 400 (minus 3,04 persen) menjadi Rp 12.770 per kg.

Harga daging sapi yang sempat melambung beberapa waktu lalu kini turun Rp 9.350 atau minus 6,87 persen menjadi Rp 126.680 per kg. Pun harga daging ayam ras yang saat ini lebih rendah Rp 20 (minus 0,05 persen) me jadi Rp 37.040 per kg.

Komoditas atau produk lain yang juga terpangkas, yakni cabai merah keriting turun Rp 2.850 (minus 6,67 persen) menjadi Rp 39.900 per kg, gula konsumsi Rp 120 (minus 0,67 persen) menjadi Rp 17.750 per kg, minyak goreng curah Rp 430 (minus 2,71 persen) menjadi Rp 15.410 per liter, hingga tepung terigu kemasan non curah Rp 560 (minus 4,15 persen ) menjadi Rp 12.920 per kg.

Berita terkait