BERITA SEBELUMNYA : https://kailipost.com/2026/01/nyawa-terus-melayang-di-aktivitas-tambang-emas-poboya-safri-fakta-aph-dan-pemda-tak-lindungi-rakyatnya.html
BERITA TERKAIT : https://kailipost.com/2026/01/marak-peredaran-sianida-ilegal-sekretaris-komisi-iii-dprd-desak-kemendag-ketatkan-pengawasan.html
SEMUA WAJIB DIEVALUASI
Anak muda lahir dari keluarga biasa di kampung Morowali Utara mengaku mendukung rekomendasi Gubernur Sulteng penciutan lahan konsesi CPM. ‘’Kenapa CPM menolak? Tapi nanti didemo baru mempersilahkan warga mengolah? Ada CPM begitu? Rakyat Palu juga mau menikmati hasil ekologi,’’ tandasnya.
Ia juga mengaku sepakat dengan kebijakan Wali Kota Palu tentang mencari solusi agar ‘rakyat makan dengan tenang’ – bukan di areal terlarang dan samar – samar kongkalikong oknum. Justru ia mempertanyakan sikap CPM dan grup besarnya bersikap ambivalen.







