Budaya Gotong Royong Di Negeri Tambang Nikel

banner 780x80

Morowali,- Jalan menuju Sekolah Dasar Negeri (SDN) 19 Desa Bente Kecamatan Bungku Tengah yang baru saja usai dibangun beberapa waktu lalu, masih sangat memprihatinkan.

Jikalau hujan deras, jalanan tersebut berlumpur dan sulit untuk dilewati kendaraan, termasuk para murid-muridnya.

Melihat kondisi itu, Kepala Desa (Kades) Bente, Erwin Kudrat kemudian memasukkannya dalam anggaran desa tahun 2021 dan memimpin masyarakat untuk membangun jalan rabat beton.

Hal patut diacungi jempol, material atau bahan baku disiapkan oleh desa, selanjutnya untuk masalah upah kerja tak memakan biaya, berkat pola pendekatan antara Kades dan warga Desa Bente, sehingga jalan itu dikerjakan secara gotong royong. Budaya gotong royong ternyata masih melekat di Masyarakat Morowali, daerah yang dikenal kaya akan nikel.

Erwin menjelaskan bahwa hubungannya yang baik dengan masyarakat membuatnya lebih mudah berkoordinasi dan berkomunikasi. “Jalan ini kita buat agar akses pengguna jalan lebih mudah menuju sekolah, Alhamdulillah warga juga menyambut baik pekerjaan ini sehingga bisa bergotong royong, panjangnya kira-kira 100 meter dan Insya Allah kalau ada anggaran lagi akan dilanjutkan” ungkapnya.

Selain menuju sekolah kata Erwin, jalan itu juga merupakan jalur evakuasi kebencanaan dan menuju perkebunan warga, jalan ke lokasi rencana pembangunan pesantren, dan lokasi rencana pembangunan perumahan (BTN). ***

Reporter: Bambang Sumantri

Pos terkait