Hadianto Rasyid; Mundur dari Hanura; Siapkan Diri Skema Pilkada Apapun 

  • Whatsapp

‘’Ah bukan dipecat, tapi memang mundur dan sudah dibacakan surat Pak Hadi kok di acara itu (di Jakarta),’’ kata sumber saya via telepon. Ia juga memastikan Hadianto sampai kini belum memutuskan pilihan partainya. 


Sumber menyebut bila skema Pilkada lewat DPRD nantinya, Hadi dipastikan akan berlabuh ke partai politik dengan jumlah kursi signifikan. Misalnya, Partai Gerindra Sulteng atau setidanya memegang Ormas onderbouw (sayap politik partai atau Ormas pendukung partai). ‘’Bisa juga Golkar tapi sepertinya yang menguat di Gerindra,’’ lanjut sumber. 


Mengapa Partai Gerindra? Pertama; Gerindra butuh figur kuat di lokal, kedua; kader partai atau di onderbouw, ketiga; punya kapasitas, kapabilitas, dan segmentatif lokal yang kuat. ‘’Struktur Gerindra loyal ke pimpinan. Bila sudah diputuskan ke bawah loyal,’’ ujar sumber berargumentasi. 


Ternyata sumber internal Hadianto tak jauh beda dengan sumber saya di kalangan Gerindra. Bahkan posisi Hadianto di Gerindra sudah clear dan menunggu formasi struktural. Jawaban sumber itu relate dengan beberapa pekan lalu beredar flyer Hadianto dengan Rusdi Mastura dan Longki Djanggola. Kedua nama mantan gubernur dan hingga kini masih elit di Gerindra. 


Kedua; Hadianto lanjut sumber, sudah diterima elit DPP Gerindra, yaitu disebut nama Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, dan anaknya Abcandra Muhammad Akbar. ‘’Bukan komunikasi politik tapi hubungan komunikasi keduanya dengan Hadi sangat baik, bisa jadi itu jalan atau pertimbangan ya kita tidak tau persisnya,’’ lanjut sumber. 

Berita terkait